Mau Program Hamil Anak Perempuan? Coba Lakukan 4 Rahasia Ini

 



Dianugerahkan anak-anak yang sehat dan sempurna sudah merupakan hal yang paling berharga bagi pasangan suami istri. Namun, ada beberapa pasangan yang sangat mendambakan anak dengan jenis kelamin tertentu. Boleh-boleh saja, asalkan Moms dan suami menggunakan cara-cara yang tepat agar berhasil. Berikut ini cara program hamil anak perempuan buat kamu yang menginginkan anak perempuan.

1. Berhubungan Seks 2-3 hari Sebelum Ovulasi

Menurut sebuah penelitian, sperma kromosom-X (perempuan) berenang lebih lambat dan lebih tangguh daripada sperma kromosom-Y (laki-laki) sehingga bisa hidup lebih lama dalam tubuh wanita. Ada baiknya kamu tidak perlu menunggu berhubungan intim sampai hari ovulasi tiba jika kamu menginginkan anak perempuan. Selain itu, pantau juga kapan masa subur kamu tiba ya.

2. Kurangi Makan Garam

Memang garam tidak baik untuk kesehatan tubuh, jika dikonsumsi secara berlebih. Tapi tahukah Moms, ternyata konsumsi garam berlebihan juga bisa mengurangi peluang kamu untuk hamil anak perempuan. Teorinya adalah membuat perubahan pola makan jadi yang serba asam untuk mengubah tingkat pH tubuh kamu dalam beberapa minggu sebelum mencoba hamil. Tingkat keasaman pada PH justru membunuh sperma calon anak laki-laki.

3. Jangan Orgasme

Mungkin Moms agak sedikit kecewa membacanya. Namun, menghindari orgasme ketika berhubungan seks akan meningkatkan keberhasilan untuk memiliki anak perempuan. Hal ini karena orgasme yang dialami oleh wanita memicu produksi cairan vagina bersifat basa (alkali) yang bisa membantu sperma kromosom-Y (laki-laki) bertahan hidup lebih lama. Nah, ini akan menjadi tempat yang justru kurang bersahabat bagi sperma bakal anak perempuan.

4. Perbanyak Konsumsi Mineral

Diimbangi dengan diet yang baik, konsumsi suplemen kaya mineral mampu meningkatkan kadar asam di vagina. Semakin banyak mineral seperti kalsium, magnesium, dan potasium yang terkandung pada tubuh kamu, semakin besar juga peluang kamu untuk hamil anak perempuan. Tapi, pastikan dulu kamu untuk berkonsultasi dengan dokter saat ingin memilih suplemen.
LihatTutupKomentar